pengalaman selama masuk STTP mooat.
    sebelum datang ke STTP mooat ini saya berfikir STTP adalah kampus yang besar, berada di perkotaan, yea pokoknya apa yang ada di fikiran saya tidak sesuai dengan keadaan yang ada.
pada tanggal 27 kami berangkat dari toraja, sampai di bandara makassar tanggal 28 subuh trus terbang dari mkassar jam 9 pagi sampai di bandara manado jam 10, saat itu saya fikir kampusnya cuman dekat dari bandara tapi setelah bertanya-tanya ternyata masih 4 jam perjalan. kami berangkat dari banadara sekitar jam 12 dan tiba di bongkudai baru di rumah tente Vine jam 8 malam karena kami masih singga2 di perjalanan. kami tinggal di situ beberapa hari.
pada tanggal 02 bulan juli 2018 kami datang ke STTP untuk mendaftar, pada saat itu dari bongkudai baru naik bentor. setelah turun bentor salah satu teman saya langsung bengong katanya "inikah kampus STTP??" kami semua bingung sambil ketawa-ketawa karena ternyata apa yang kami fikirkan sebelumnya tidak sesuai yang ada. setelah mendaftar kami masih kembali ke bongkudai dengan berbargai cerita. 2 hari kemudian kami datang lagi dengan membawa berbagai peralatan untuk tinggal asrama. dan mulai saat saya mulai di bentuk, melalui ospek dengan berbagai cara kakak tingkat untuk mengujih kemampuan kami. hingga ospek pun selesai dengan baik. setelah itu mulai lagi di bentuk melalui pelayanan subuh pagi, saat itu saya merasa sangat tidak bisa, berdiri di depan kakak tingkat apalagi mau sampaikan firman Tuhan, dan juga jadwal WL di ibadah kapel. ketika jadwal kita mendekat disitu pun tidak tenang lagi. tapi pijih Tuhan saya sudah lalui beberapa kali.
      begitupun dengan tugas yang saya hadapai saya sangat tidak mampuh, tapi tetap berjuang untuk menyelesaikannya.. bukan hanya tugas yang saya hadapi tapi salah satunya juga adalah penyakit. baru 5 bulan di sini sudah 1 kali di bawah ke puskesmas, dan hari minggu kemarin kembali saya di bawa ke puskesmas tetapi karena saat itu puskesmas sudah penuh pasien jadi saya di rujuk ke rumah sakit monompia saya di sana selama 5hari 5malam. banyak yang sudah bilang pulang saja berobat tapi sampai saat ini saya masih berjuang semoga saya bole mengikuti ujian dengan baik.
banyak pengalaman yang saya dapatkan di STTP ini baik suka maupun duka, tetapi harus di terimah dengan sukacita..
itulah dari saya sekian dan terima kasih..
syalom....

Komentar